Mengisi ban kendaraan dengan menggunakan angin nitrogen memang lebih mahal biayanya dibandingkan dengan mengisi ban dengan angin biasa. Hal tersebut dirasa wajar, sebab ban yang diisi dengan angin nitrogen dinilai lebih nyaman saat dikendarai. Tapi jangan sekali-kali mencoba untuk mencampurkan angin nitrogen dengan angin biasa. Bila kedua angin tersebut dicampur dalam satu ban yang sama, maka akan menyebabkan tekanan angin pada ban menjadi lebih tinggi dari batas normalnya dan ban akan berubah menjadi lebih keras. Hal tersebut justru akan membahayakan diri sendiri karena ban bisa retak bahkan meletus.

Tidak hanya itu, dampak lain yang akan timbul yakni hilangnya kemurnian  yang terkandung dalam angin nitrogen itu sendiri. Serta, velg pun akan mudah berkarat.

Namun lain halnya jika dalam keadaan mendesak. Keadaan dimana ban kendaraan membutuhkan tambahan angin tapi jenis angin yang kita gunakan tidak tersedia di area tempat kita berhenti. Setelah itu disarankan agar segera mengganti angin yang telah tercampur tersebut bila sudah menemukan tempat pengisian angin yang kita inginkan. Seperti kita ketahui, tempat pengisian angin nitrogen memang masih jarang ditemui. Saat ini tempat pengisian angin jenis nitrogen lebih sering kita jumpai di pom bensin. Namun tempat pengisian angin nitrogen tidak selalu ada di pom bensin.

Jika demikian, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah perjalanan,  pengendara wajib menanamkan kesadaran diri dengan memperhatikan tekanan angin pada ban kendaraan. Sebab, apabila tekanan angin kurang dan ban terlihat kempes maka dapat berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengendara. Selain itu, konsisten dalam penggunaan jenis angin untuk ban kendaraan juga diperlukan. Gunakan jenis angin yang sama untuk setiap ban serta ikuti ukuran tekanan angin sesuai anjuran pabrik. Pengendara juga diharapkan tidak membawa beban muatan yang berlebihan. Karena setiap ban memiliki batas beban angkut masing-masing. Tidak lupa untuk tetap mentaati peraturan lalu lintas dan menghargai hak pengguna jalan yang lain saat berkendara di jalan umum.