Populasi pengguna sepeda motor di Indonesia saat ini terbilang padat. Para penggunanya pun beragam, tidak pandang usia, jenis kelamin dan juga kasta sosial. Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar otomotif terbesar dan menjanjikan bagi para produsen sepeda motor untuk memasarkan setiap produknya. Hal itu  dikarenakan Indonesia memiliki jumlah penduduk terpadat keempat di dunia. Selain itu, penduduk Indonesia yang berkarakter konsumtif juga menjadi alasan kuat kenapa pabrikan otomotif berani menjajal penjualan produknya di Indonesia.

Lihat saja saat ini, hampir setiap rumah pasti memiliki sepeda motor. Lebih dari itu, setiap satu rumah kebanyakan memiliki lebih dari satu unit sepeda motor. Tapi ternyata dari banyaknya pengguna sepeda motor, tidak semuanya paham bagaimana berkendara yang aman dan nyaman sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. Berikut beberapa kebiasaan buruk yang membahayakan tetapi masih sering dilakukan oleh pengendara sepeda motor wanita di jalan.

  1. Lupa mematikan lampu sein setelah berbelok

Kebiasaan seperti ini lebih didominasi oleh wanita khususnya ibu-ibu. Walaupun pada kenyataannya pengendara pria juga pasti pernah melakukannya. Lupa mematikan lampu sein setelah berbelok dapat membuat bingung pengendara lain di depan atau dibelakangnya. Bahkan bukan tidak mungkin dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, jangan lupa mematikan lampu sein setelah berbelok demi kenyamanan berkendara.

  1. Salah menyalakan lampu sein saat berbelok

Niat ingin berbelok ke kanan namun tanpa disadari lampu sein yang dihidupkan justru yang sebelah kiri. Hal itu lah yang juga sering dilakukan oleh wanita saat berkendara. Kejadian seperti itu seharusnya wajib dihindari karena akan membuat kesalah pahaman dengan pengendara lain. Kebiasaan buruk tersebut juga sering menjadi faktor kecelakaan lalu lintas.

  1. Bermain ponsel

Bermain ponsel saat berkendara jelas dilarang karena fokus berkendara akan menurun bahkan hilang sehingga dapat membahayakan diri sendiri dan orang sekitar. Sebenarnya siapaun yang kedapatan bermain ponsel saat berkendara oleh petugas maka akan ditindak tegas dan diberikan sanksi sesuai peraturan yang telah diatur.

  1. Menggunakan sepatu tinggi/ high heels

Kebanyakan dari wanita pasti gemar menggunakan sepatu hak tinggi atau dikenal dengan high heels. Sebagian dari mereka menilai, menggunakan high heels demi menunjang fashion yang lebih stylish. Sebenarnya tidak salah, namun akan jadi masalah jika memaksa menggunakan high heels saat mengendarai sepeda motor. Ketika berkendara menggunakan high heels maka dapat membuat keseimbangan dan fleksibelitas kaki saat menopang dan menapak menurun. Apalagi jika tengah mengendari motor bebek yang harus menginjak gigi dan rem kaki. Maka gerak gerik kaki akan tidak leluasa bahkan dapat menyebabkan kaki keselo.

  1. Menggunakan rok ketat dan busana terlalu panjang

Sama seperti menggunakan high heels, menggunakan rok terlalu ketat dan busana terlalu panjang juga membuat rasa nyaman berkendara menurun. Gerak-gerik kaki juga tidak fleksibel bahkan keseimbangan pun menurun. Untuk yang sering menggunakan rok atau busana panjang, disarankan lebih berhati-hati. Sebab rok  dan busana yang panjang dikhawatirkan akan menyangkut atau terlilit di bagian motor seperti roda, jari-jari ataupun pedal.